Informasi

Guide
Health Info
Knowledge
Policy
Promosi Kesehatan Rumah Sakit

> Pahala

Pahala

Setiap kehidupan selalu dilalui dengan aktifitas fisik, pikiran serta perkataan, diajarkan dalam agama aktifitas fisik ,pikiran dan perkataan diharapkan selaras sehingga menghasilkan sesuatu yang benar menurut  agama. Dalam rialitas kehidupan  tiga hal tersebut jarang dapat  selaras dan yang mengetahui selaras tidaknya ketiga hal tersebut  hanya yang bersangkutan. Akibat ketiga hal tersebut muncullah apa yang namanya pahala (karmapala). Dilihat dari teori kemungkinan kalau kita mau berpikir sejenak, dari tiga unsur tadi dan di uraikan seperti contoh berikut ini: coba kita berpikir A, berbuat A dan berkata A pada si A (seseorang) yang satu tempat kerja dengan kita,maka  akan  menghasilkan hasil yang kita sebut 1(satu), kemudian kalau kita uraikan lagi berpikir A, berbuat B dan berkata A pada si A (seseorang) maka hasilnya kita sebut 1a. dan seterusnya dapat kita buat sampai beberapa kali kemungkinan dan dalam waktu yang terus berjalan. Semua contoh kemungkinan diatas jelas menghasilkan sesuatu yang dalam agama disebut catatan  pahala (karma) pada seseorang yang bersangkutan.

Mari sekarang kita kaji lagi kalau dalam satu jam coba kita hitung berapa kali kita berpikir A, berbuat A, berkata A terhadap  si A tersebut, dan berapa kali kita tidak berbuat selaras antara berpikir, berkata dan berbuat pada si A yang kebetulan satu tempat kerja.  Apa yang dapat kita petik dari kehidupan yang kita lalui dalam suatu lingkungan yang bukan A saja, dapat dibayangkan begitu kompleknya kehidupan ini sehingga kita tak pernah memikirkannya secara menyeluruh hal ini  mungkin karena keterbatasan atau karena ketidak mampuan atau karena tidak menyadarinya. Coba sekarang kita membatasi diri dalam membahasnya, anggap kita tidak mampu, anggap kita ada keterbatasan, tapi mari kita bahas dari sisi kesadaran, coba kita mulai dengan belajar menyadari apa yang kita katakan, apa yang kita perbuat dan apa yang kita pikirkan, coba kita lebih menyadari dan menyelaraskan selalu sehingga  kita berharap menghasilkan pahala yang benar.

Apa yang kita bahas kali ini tidak terlepas dari pekerjaan kita sehari-hari sebagai seorang karyawan, apa yang menjadi tugas kita, kewajiban kita untuk orang lain, untuk pasien yang pada akhirnya tanpa kita sadari membawa kebaikan untuk menyelesaikan karma kita pada kehidupan saat ini. Pahamilah apa yang kita kerjakan , apa yang kita pikirkan  dan apa yang kita ucapkan  dalam bekerja sebagai seorang karyawan dilakukan penuh kesadaran, mulai dengan berbuat sederhana yaitu tersenyum dalam berpikir, dalam berkata, dalam berbuat, tentu ada manfaatnya.

Sadari karmalah membuat keberadaan kita  seperti sekarang ini,menjadi sebagian dari hidup yang harus dijalani  yaitu sebagai karyawan RSUP Sanglah dan mendapat peran dalam melaksanakan tugas sesuai jabatan masing-masing, pahamilah dengan kesadaran, karma ini harus dijalani dengan benar, wujudkan dalam bentuk melaksanakan tugas sebagai karyawan sesuai swadarma masing-masing (sesuai dengan uraian tugas masing-masing), maka akan tercipta kinerja yang nyaman karena kita menyadari itulah tugas kita sekarang, tidak  muncul rasa bahwa diri saya yang terbaik, orang lain tidak mampu menjalani tugas tersebut, orang lain tidak tepat pada posisinya, tidak pantas mendapat jabatan itu pahamilah itu sudah diatur olah karma yang kita ciptakan sendiri pada kehidupan sebelumnya, pada kehidupan sekarang.

Apapun yang dibebani kepada kita dalam menjalani tugas ini dilihat sebagai suatu pesan yang harus dijawab dengan tepat, maka beban tugas itu akan nyaman dijalani, siapapun memberi tugas kepada kita baik itu atasan langsung kita, atau atasan yang lain ataupun mungkin bawahan kita, beliau itu hanya pembawa pesan yang harus kita jawab dengan benar, jadi jangan disalahkan pembawa pesan tersebut,apalagi dibenci itu artinya kita membangun karma baru yang kurang baik,Jadi mari kita bersama sama  bekerja sambil menjalani karma yang kita sudah ciptakan sendiri dan mari  bersama-sama membuat karma yang jauh lebih baik dalam bekerja karena sebagian besar waktu kita ada di RSUP Sanglah ini bersama-sama untuk kita nikmati dan jalani berikutnya, Bangunlah karma baik sebanyak mungkin dengan cara berbuat terbaik untuk kepentingan pasien, untuk kelancaran pasien dengan cara membantu teman sejawat, teman sekantor sehingga tercipta sinergisitas yang baik. Sebagian besar waktu kita ada di rumah sakit, mari kita bersama-sama tidak kita sia-siakan waktu ini, jadikan hidup ini lebih berarti dengan bekerja tanpa pamerih, biarlah karma itu yang mengatur.

Coba berpikir sederhana seperti bila kita menanam kecambah besok sudah ada hasilnya, bila menanam bayam beberapa hari baru ada hasilnya, dan bila menanam kelapa beberapa tahun baru ada hasilnya, dan kenapa kita tidak berbuat dengan cara menanam kelapa, juga menanam bayam dan kecambah, ini sebagai patokan dalam bekerja, disamping mengerjakan tugas utama kita sebagai yang tertera dalam job kita, kenapa tidak juga bekerja dengan membantu tugas orang lain yang mungkin kita pahami sepertinya bukan kewajiban kita, tapi dibalik itu kita saat ini belum kita pahami, jadi kalau boleh disimpulkan mari kita berpikir, berkata dan bekerja sebanyak mungkin dan selaraskan ketiganya, tentu darma akan mengaturnya dalam bentuk pahala. Astungkara.

 
 

RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH DENPASAR
Jalan Diponegoro Denpasar Bali (80114)
Telepon (0361) 227911-15, 225482, 223869, Faximile (0361) 224206

Website resmi Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar Bali (www.sanglahhospitalbali.com)