+62 (361) 227911-15

Pelayanan Jantung Terpadu

Berdasarkan data nasional terakhir Kementerian Kesehatan Republik Indonesia khususnya data morbiditas dan mortalitas di fasilitas-fasilitas kesehatan, ternyata penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) masih menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Selain itu terdapat perubahan profil sosial ekonomi dari penderita penyakit jantung dan pembuluh darah dari kelompok masyarakat dengan sosial ekonomi menengah ke atas, kini tidak jarang dialami pula oleh kelompok sosial ekonomi rendah (miskin/tidak mampu). Faktor-faktor penyebab tingginya angka kejadian penyakit jantung koroner atau gagal jantung adalah masyarakat belum sepenuhnya memahami faktor resiko penyakit jantung koroner, kurangnya pengendalian penyakit infeksi, sanitasi dan gizi buruk, serta adanya infeksi dan imunitas rendah.

Luasnya cakupan pada berbagai sosial ekonomi merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian, mengingat tata laksana penyakit ini pada tingkat kuratif memerlukan tehnologi tinggi dan biaya tinggi pula. Saat ini pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mengembangkan Pelayanan Jantung Terpadu dimana di RSUP Sanglah telah berdiri Instalasi Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) yang keterpaduannya meliputi fasilitas, prasarana, maupun SDM, yang menangani berbagai jenis penyakit jantung dan pembuluh darah pada berbagai usia. Diharapkan PJT ini dapat menghasilkan layanan spesialistik dan subspesialistik jantung dan pembuluh darah yang berkualitas, efektif dan efisien sehingga untuk itu diperlukan tatakelola yang baik sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Berdasarkan pada standar Pedoman Pelayanan Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah yang disusun oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia Tahun 2014. Instalasi PJT berkembang dengan mengacu pada standar tersebut dimana sebagai koordinator dan pembina seluruh pelayanan kesehatan jantung dan pembuluh darah di Indonesia secara berjenjang, RSJPDHK bertanggung jawab ikut bekerja sama dalam mewujudkan pusat-pusat pelayanan jantung yang berkualitas di seluruh tanah air sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan yang lebih cepat mudah dan terjangkau. PJT sebagai unit kerja (instalasi) pelayanan jantung dan pembuluh darah strata tersier yang dilaksanakan secara terpadu oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, perawat maupun teknisi kardiovaskular. Dokter spesialis lain yang terkait dengan penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah seperti antara lain dokter spesialis bedah thoraks, spesialis anastesi, spesialis perawatan intensif, spesialis penyakit dalam, spesialis anak, spesialis neurologis, spesialis gizi klinik, spesialis pulmonologi, spesialis patologi klinik, dan ,mikrobiologi serta spesialis lain yang terkait. Seluruhnya bekerja atas dasar prinsip pendekatan tim. Tata laksana penyakit dilaksanakan dengan berpedoman pada standar pelayanan medik dan clinical pathway.